Marangkayu – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan peresmian Water Treatment Plant (WTP) Desa Santan Tengah sekaligus pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Santan Tengah periode 2026–2032 pada Sabtu, 4 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyambut dua agenda penting bagi pembangunan desa.
Peresmian WTP menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang aman dan berkualitas. Kehadiran fasilitas pengolahan air ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan dasar warga, mendukung pola hidup sehat, serta meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik dan partisipasi aktif warga, WTP diharapkan dapat beroperasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.






Pada kesempatan yang sama, pelantikan anggota BPD periode 2026–2032 menandai dimulainya amanah baru dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Para anggota yang dilantik diharapkan mampu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab. Sinergi yang erat antara BPD dan pemerintah desa akan menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam sambutannya, para pemangku kepentingan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun serta mendukung kinerja BPD yang baru. Semangat gotong royong, musyawarah, dan kebersamaan diyakini akan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai ungkapan rasa syukur atas terlaksananya acara. Momentum ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi Desa Santan Tengah untuk terus melangkah menuju desa yang maju, mandiri, sehat, dan sejahtera, dengan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan pemerintahan desa yang semakin kuat serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
.
.
.
.
.
Penulis/Uploader : Wiwin Kahar, S.Kom
