MARANGKAYU — Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di wilayah Kecamatan Marangkayu. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Karhutla yang dilaksanakan di Desa Santan Ilir, Kecamatan Marangkayu, pada Rabu, 23 September 2026.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh masyarakat dan berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias, sebagaimana terlihat dari suasana kegiatan yang berlangsung di dalam ruangan.


Sosialisasi Karhutla menjadi langkah penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya, dampak, serta upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Edukasi kepada masyarakat dinilai sangat diperlukan, mengingat kebakaran dapat menimbulkan berbagai dampak, baik terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat, maupun kondisi sosial dan ekonomi.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor utama dalam mencegah Karhutla, terutama melalui kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan dan penanganan sumber api secara tepat.
Selain membahas aspek pencegahan, sosialisasi juga menjadi ruang untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran. Masyarakat diharapkan dapat mengenali potensi bahaya sejak dini dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kejadian yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Pencegahan Karhutla pada dasarnya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas terkait. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan karena masyarakat merupakan pihak yang berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar. Dengan adanya kepedulian dan partisipasi bersama, potensi terjadinya kebakaran dapat ditekan sedini mungkin.
Desa Santan Ilir sebagai bagian dari wilayah Kecamatan Marangkayu turut mengambil peran dalam membangun kesadaran tersebut. Kegiatan sosialisasi diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara masyarakat dengan pihak-pihak terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Penyampaian informasi secara langsung melalui kegiatan sosialisasi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi kebakaran. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan dan penggunaan api.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya pencegahan dan kewaspadaan terhadap Karhutla di tengah masyarakat. Pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kebakaran telah meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Melalui sosialisasi yang dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026 tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Santan Ilir dan wilayah Kecamatan Marangkayu secara umum semakin meningkat. Masyarakat diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, mencegah munculnya titik api, serta segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemukan indikasi kebakaran.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh unsur terkait, upaya pencegahan Karhutla di Kecamatan Marangkayu diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. Menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran merupakan tanggung jawab bersama, demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
.
.
.
.
.
Penulis/Uploader : Wiwin Kahar, S.Kom
